Vektor,jenis vektor,operasi vektor serta contoh soal
Nama : Regita
Kelas : X MIPA 3
Hallo kawan kawan kembali lagi bersama regita. Kali ini regita akan memaparkan tentang vektor,jenis vektor,operasi vektor, Serta Regita juga memberikan Contoh SOALNYA. Tidak usah berlama lama mari kita lihat pemaparan nya yaaa.
Vektor adalah simbol matematis yang memiliki besar dan arah. Dalam fisika, contoh besaran vektor adalah kecepatan, perpindahan, gaya, dan momentum. Berdasarkan arahnya, vektor terdiri dari dua jenis.
Berbeda dengan besaran skalar yang tidak memiliki arah, besaran vektor tidak dapat sembarang ditambahkan, dikurangi, maupun dibagi seperti angka biasa. Terdapat metode-metode khusus untuk mengoperasikan vektor.
Vektor juga memiliki penulisan sendiri. Penulisannya harus menggunakan huruf cetak tebal. Misalnya vektor A ditulis A. Vektor juga dapat ditulis menggunakan huruf miring cetak tebal dengan tanda panah di atasnya. Misalnya, vektor B ditulis.
Untuk menuliskan besar vektor, digunakan dua garis sejajar di kedua sisi notasi vektor. Misalnya, besar vektor B ditulis sebagai |A|.
Terdapat beberapa jenis vektor yang digunakan dalam fisika, yaitu vektor sejajar dan vektor berlawanan.
Jenis Vektor
Vektor sejajar adalah vektor yang memiliki besar dan arah yang sama.
Sedangkan vektor berlawanan adalah vektor yang memiliki besar sama tapi arah yang berlawanan.OPERASI VEKTOR
1. Perkalian Vektor Dengan Bilangan Riil
2. Penjumlahan Vektor
Diketahui vektor a dan b . Secara geometris vektor a dan b dapat dijumlahkan dengan cara sebagai berikut :
3. Pengurangan Vektor
Diketahui vektor a dan b . Pengurangan vektor a – b dapat dinyatakan dalam bentuk penjumlahan vektor a + ( – b ) , dengan vektor – b adalah vektor yang panjangnya sama dengan vektor b dan arahnya berlawanan dengan vektor b .
Contoh soal :
1.
Contoh Soal PERKALIAN SKALAR DUA VEKTOR Dan Jawaban
Untuk mengerjakan soal tersebut, kita dapat mengkali nilai skalar dengan vektornya. Namun, kita harus menulis bentuk vektor sederhana dari setiap vektor.
Bentuk sederhana dan perkaliannya dapat di lihat pada penyelesaian di bawah ini.
Untuk mencari nilai 3a + 4b – 2c, kita perlu mencari nilai m. Pada soal, dijelaskan bahwa a ⊥ b yang berarti kedua vektor tersebut tegak lurus.
Kita dapat menuliskan bentuk vektor tidak lurus seperti di bawah ini.
4. Diketahui vektor-vektor
Tentukan panjang proyeksi vektor skalar
Pembahasan :
Untuk mengerjakan soal di atas, kamu harus menghitung nilai dari 6u + 4v kemudian di proyeksikan terhadap vektor v Misalkan 6u + 4v = y, maka persamaan y dapat kita tuliskan sebagai berikut.
y = 6u + 4v
y = 6(2,-1,3) + 4(-3,2,6)
y = (12,-6,18) + (-12, 8, 24)
y = (0, 2, 42)
Berdasarkan hasil operasi hitung, panjang proyeksiadalah 36,57
5. Terdapat dua vektor yaitu:
Jika m diproyeksikan pada n dan memiliki panjang 2. Maka tentukan nilai n pada vektor n!
Pembahasan :
Untuk mengerjakan soal ini, kita dapat menggunakan rumus panjang proyeksi vektor m pada n seperti di bawah ini.
















Komentar
Posting Komentar